Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah membaca cepat benar-benar berhasil?
Tergantung apa yang dijanjikan. Pada kecepatan yang diiklankan banyak kursus, seribu kata per menit atau lebih, pemahaman runtuh (Rayner et al., 2016). Yang berhasil adalah mengenali kata lebih cepat, membaca dengan tempo stabil yang bisa kamu ikuti, dan memeriksa apa yang kamu pahami. Itulah yang dilatih Squeekly.
Bagaimana cara membaca lebih cepat?
Ukur kecepatan bersama pemahaman, latih mengenali kata lebih cepat, baca dengan tempo stabil, baca sekilas hanya saat gambaran umum sudah cukup, dan periksa apa yang kamu ingat. Cara membaca cepat, langkah demi langkah
Apakah Squeekly cocok untuk ADHD?
Squeekly dirancang untuk yang mudah terdistraksi: sesi lima menit, satu tugas di layar, umpan balik langsung, dan teks yang bisa kamu perbesar atau buat lebih tenang. Ini latihan membaca, bukan pengobatan, dan bisa berjalan bersama apa pun yang sudah membantumu. Membaca dengan ADHD
Apakah bisa meningkatkan fokus dan daya ingat?
Squeekly melatih fokus saat membaca: sesi singkat, tidak ada yang bersaing dengan teks, dan pertanyaan yang menunjukkan apa yang benar-benar menempel. Untuk daya ingat, mengingat kembali sebuah teks lebih melekat daripada membacanya ulang (Roediger dan Karpicke, 2006). Squeekly tidak menjanjikan peningkatan kemampuan kognitif secara umum: dengan game latihan otak, orang menjadi lebih baik dalam yang mereka latih, dan jauh lebih sedikit dalam hal lain (Simons et al., 2016).
Berapa lama waktu yang dibutuhkan setiap hari?
Sekitar lima menit. Sesi singkat yang tersebar dalam beberapa hari lebih membantu daya ingat daripada satu sesi panjang (Cepeda et al., 2006), dan jauh lebih mudah dimulai.
Apakah Squeekly tersedia dalam bahasa Indonesia?
Belum: aplikasinya dibuka dulu dalam bahasa Inggris, dan versi bahasa Indonesia sedang disiapkan. Masuk ke daftar dan kami kabari di hari versi itu tiba. Dapatkan akses awal
Apakah gratis?
Masuk ke daftar itu gratis, begitu juga tes kecepatan membaca, tanpa akun. Ikuti tesnya (dalam bahasa Inggris)
Sumber
- Cepeda, N. J., Pashler, H., Vul, E., Wixted, J. T., & Rohrer, D. (2006). Distributed practice in verbal recall tasks: A review and quantitative synthesis. Psychological Bulletin, 132(3), 354-380.
- Rayner, K., Schotter, E. R., Masson, M. E. J., Potter, M. C., & Treiman, R. (2016). So much to read, so little time: How do we read, and can speed reading help? Psychological Science in the Public Interest, 17(1), 4-34.
- Roediger, H. L., & Karpicke, J. D. (2006). Test-enhanced learning: Taking memory tests improves long-term retention. Psychological Science, 17(3), 249-255.
- Simons, D. J., Boot, W. R., Charness, N., Gathercole, S. E., Chabris, C. F., Hambrick, D. Z., & Stine-Morrow, E. A. L. (2016). Do “brain-training” programs work? Psychological Science in the Public Interest, 17(3), 103-186.